Ketika taksi putih berhenti di depan lobi apartemen kami, seorang sopir tua menyembul. Rambut, kumis, dan janggutnya putih semua, kontras dengan kulit yang gelap. Ia membuka bagasi dan menawarkan diri membantu saya memasukkan koper. Saya menolak halus lalu memasukkannya sendiri. Koper besar ini berat sekali,… Read More
All posts by “The Dusty Sneakers”
New Orleans Joe
America has only three cities: New York, San Francisco, and New Orleans. Everywhere else is Cleveland. — Tennessee Williams Saya membuka perlahan pintu putih berkaca bening itu. Ia mengeluarkan bunyi berdecit. Di daun pintu luar terdapat tulisan kecil “Faulkner House Books”. Ruangan itu tidak terlalu… Read More
Memperkenalkan Semasa
Semua dimulai dari sebuah kedai kopi yang kami datangi pagi-pagi sekali, saat kantung mata barista seperti menyimpan biji kelereng akibat pesta semalam yang terlalu menggila. Kami duduk di sudut, berbicara ke sana ke mari, berdua saja. Saya baru mengeluh soal naskah tulisan yang tak kunjung… Read More
Jakarta Kami di Suatu Minggu
Hari itu kami bangun kesiangan. Maesy kelelahan karena sehari sebelumnya baru pulang dari Singapura untuk suatu urusan. Kami golek-golek saja, ngobrol sana-sini, terlalu malas bahkan untuk menyeduh kopi. Sinar matahari masuk menembus jendela menimpa ujung kaki Maesy yang menyembul dari balik selimut. Ia membiarkan saja… Read More



