Seorang kawan pernah berkata, New York adalah kota yang indah untuk jatuh cinta. Kota dengan alunan terompet yang merayap-rayap di antara gedung-gedungnya. Berjalanlah di antara gemerlap Manhattan, di sepanjang Brooklyn Bridge, rasakan denyut mereka para New Yorker. “The glamour of it all!!” seru Charlie Chaplin.… Read More
All posts filed under “Posts in Bahasa Indonesia”
Pada Akhirnya, Ia Adalah Hal-Hal yang Berkecamuk di Kepalamu
Perempuan Navajo itu memberi petunjuk yang — dalam situasi lain– akan terdengar absurd. “Ikuti jalan tak berujung ini, terus ke sana, kalau kau beruntung ketemu ujung, beloklah ke kiri. Di tempat di mana dua gunung mengapitmu, akan tampak olehmu bangunan dengan tulisan berbahasa Navajo. Tak… Read More
Dari Puncak Sumbing, Saat Matahari Tak Terlihat
Gunung Sumbing, saat kami mengunjunginya, sedang tidak menjadi tuan rumah yang repot-repot bersolek. Tak terlihat matahari terbit, padang rumput di kejauhan, dan semacamnya. Ia berkabut dan nyaris selalu hujan. Ia bahkan seperti tuan rumah yang mengunci pintu depan dan menyuruh si tamu lompat pagar samping… Read More
Perempuan Tua yang Menanyakan Keadaan Hati Pemuda Peminum Bir
Saya bertemu Barbara Hagan di kedai kopi di dekat salah satu sisi kanal yang mengelilingi pusat kota Chiang Mai. Usianya 67 tahun, wajahnya pucat keriput, dan beberapa kali ia mengeluh pinggangnya sakit. Sudah sebulan lebih dia meninggalkan rumahnya di Selandia Baru untuk jalan-jalan sendirian keliling… Read More



