“Pesawatnya sudah terbang dari tadi. Mas sudah ditinggal.” kata penjaga gerbang kepada saya yang mematung tak percaya. Pada sebuah masa yang tidak diinginkan, kalian akan melakukan kebodohan-kebodohan semacam ini. Saya menoleh ke samping, menatap Arip Syaman dengan sengit. Tentu ini bukan semata kesalahannya. Tapi sudahlah,… Read More
All posts by “The Dusty Sneakers”
Bali: When Enough Should Be Enough
“Saya tinggal 200m dari pantai Kuta. Saya ingat sebuah masa saat di malam hari saya hanya mendengar suara ombak yang sangat menenangkan di laut yang hening. Sekarang yang saya dengar adalah gerombolan turis mabuk yang berteriak f**k off! “ — Jering , musisi rock asal… Read More
Cups Of Japanese Tea
Pagi itu saya dan Gypsytoes duduk bersebelahan di kereta yang bergerak menjauhi Kyoto. Kami berbicara hal-hal ringan dengan bahu yang saling bersentuhan. Tentang bunga sakura, teh Jepang, kisah-kisah Kenshin Himura, dan segala rencana dalam perjalanan dua minggu kami di negeri Sakura. Kereta masih melaju melewati… Read More
Rinjani On My Mind
Jakarta sedang mendung di sore saat saya duduk di ruang kantor, dua minggu setelah kami mendaki Rinjani. Iseng saya mendengarkan kembali sebuah audio file yang beberapa hari lalu dikirimkan Gama. File berisi suara-suara burung hutan dan jangkrik. Gama menulis dalam pesan singkatnya, “The mountain wants… Read More

