Malam belum mencapai pukul sepuluh, Gypsytoes sudah terlelap. Sejak beberapa hari ini asmanya kambuh. Kasihan, ia kerap terbangun malam-malam karena sesak nafas. Karenanya ia kurang tidur. Hari ini suasana hati kami sebenarnya sedang baik. Baik sekali malah. Namun, ia terlalu lelah untuk merayakan hal-hal hingga larut. Saya… Read More
All posts by “The Dusty Sneakers”
Menikmati Jakarta dengan Perlahan, di Minggu Saat Ia Beristirahat
Hari Minggu pagi itu dimulai lebih pagi dari biasanya. Sebelum matahari benar-benar muncul, saya sudah mulai berlari. Musik dari adegan latihan Rocky Balboa bikin saya berlari lebih kencang sekaligus merasa sedikit gagah. Baiklah, selera saya memang payah betul. Gypsytoes sering menertawakan saya soal ini. Tapi sudahlah,… Read More
The City and the Bookshop Below
Upon landing in Bangalore, I could only thought of bookshops. There is of course my beloved Blossoms, which I eagerly introduced to my travel companion. He was as excited as I was when I first discovered Blossoms. We spent two hours in the three-story book… Read More
Mengenang Prau, di Seputar Hari-Hari Gegap Gempita dan Teman yang Akan Pergi
Ada hal-hal khusus dari sebuah perjalanan yang akan kita kenang untuk waktu yang lama. Ia bisa merupakan hal-hal di seputar kebaruan, keindahan, bincang-bincang mendalam, sampai yang remeh temeh sama sekali. Pendakian Ceremai akan saya kenang sebagai hari di mana Arip Syaman memasak dengan membabi buta… Read More



