We heard his breath first – eergh eergh aaargh. It was more like grunts than breathing, the sound of someone hating himself for pushing through an obstacle he would rather not deal with. When the man finally stepped in our sight, Jure and I leapt… Read More
All posts by “The Dusty Sneakers”
Dari Puncak Sumbing, Saat Matahari Tak Terlihat
Gunung Sumbing, saat kami mengunjunginya, sedang tidak menjadi tuan rumah yang repot-repot bersolek. Tak terlihat matahari terbit, padang rumput di kejauhan, dan semacamnya. Ia berkabut dan nyaris selalu hujan. Ia bahkan seperti tuan rumah yang mengunci pintu depan dan menyuruh si tamu lompat pagar samping… Read More
The Mad Ones: Lir
Ever since we started POST in August last year, we have been drawn to creative spaces and the stories behind them. Out of all the creative spaces that we have visited, Lir in Yogyakarta intrigues me the most. For one, it is difficult to pin… Read More
Perempuan Tua yang Menanyakan Keadaan Hati Pemuda Peminum Bir
Saya bertemu Barbara Hagan di kedai kopi di dekat salah satu sisi kanal yang mengelilingi pusat kota Chiang Mai. Usianya 67 tahun, wajahnya pucat keriput, dan beberapa kali ia mengeluh pinggangnya sakit. Sudah sebulan lebih dia meninggalkan rumahnya di Selandia Baru untuk jalan-jalan sendirian keliling… Read More



